Seberapa Besarkah Kekuatan Tentara Israel? Berikut Serba serbi IDF Militer Israel mengatakan pada Senin (9/10/2023) kalau mereka mengerahkan 300.000 tentara cadangan dalam beberapa hari untuk memerangi Hamas. Pejuang Hamas Palestina diketahui melancarkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel pada Sabtu, 7 Oktober 2023.
Dilaporkan, sebagai respons atas serangan tersebut, Tel Aviv menyetujui pemanggilan tambahan 60.000 tentara cadangan, meningkatkan jumlah total tentara yang dimobilisasi selama tiga hari terakhir menjadi 360.000 personel. Namun berapa jumlah tentara Israel saat ini? Laporan Sputnik mencoba mengulas kekuatan militer Israel.
Ulasan tersebut menekankan catatan kalau di Israel, informasi terkait pertahanan tidak dipublikasikan secara resmi, sehingga data relevan apa pun hanya dapat diperoleh melalui sumber asing atau peneliti Israel. 3,5 Hektare Lahan Terbakar di Lhokseumawe, Ini Titik Lokasinya VIDEO Lahan Seluas 3,5 Hektare Terbakar di Lhokseumawe
Seberapa Besar Kekuatan Tentara Israel? Serba serbi IDF, Didoktrin Tak Boleh Kalah Satu Perang Pun Berdiri di Lahan 1,7 Hektare, IKN Bakal Punya Pusat Kuliner 'Urban Forest' pada Agustus Ini Ditagih Utang Rp 4 M karena Data Dipalsukan, Abah Kacung Kini Ditolong Kang Dedi: Saya Uruskan Semua Halaman 4
Tiga Hektare Lahan Pertanian di Batanghari Terendam Banjir Serba serbi IDF, Tentara Israel yang Didoktrin Tak Boleh Kalah Perang, Seberapa Besar Kekuatannya? Bu Kades Ngamuk Ayam Rp4,5 Juta Dicuri, Mbah Suyatno Tempuh Jalur Hukum: Diberi Rp1 M Pun Tak Kuakui Halaman 4
Tentara Israel, yang lebih dikenal sebagai Pasukan Pertahanan Israel (IDF/Israel Defense Forces), dibentuk pada tanggal 31 Mei 1948, hanya dua minggu setelah deklarasi kemerdekaan negara tersebut. Elemen utama dari panduan pembentukan IDF adalah doktrin bahwa Israel tidak boleh kalah dalam satu perang pun. Tujuan tersebut diperkirakan dapat dicapai hanya melalui strategi pertahanan yang memerlukan mobilisasi kekuatan besar secara cepat untuk mengatasi musuh.
IDF terdiri dari tiga cabang layanan: Angkatan Darat Israel, Angkatan Udara Israel, dan Angkatan Laut Israel. IDF dipimpin oleh Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata (saat ini yang menjabat dalam kapasitas posisi tersebut adalah Herzi Halevi), yang berada di bawah Menteri Pertahanan Israel (saat ini Yoav Gallant). Para panglima angkatan darat dan udara, serta angkatan laut, melapor kepada kepala staf, begitu pula para komandan regional dan kepala berbagai direktorat pertahanan, termasuk Korps Intelijen.
Jumlah total pasukan IDF kira kira berjumlah 176.500 tentara aktif, menurut sumber terbuka. Angkatan Darat Israel, yang meliputi korps infanteri, lapis baja dan artileri, berjumlah sekitar 126.000 personel aktif dan sekitar 400.000 personel cadangan. Mayor Jenderal Yoel Strick saat ini memimpin angkatan darat.
Pasukan ini mengambil bagian dalam semua operasi militer besar yang dilakukan oleh Israel, di antaranya Perang Arab Israel tahun 1948, Krisis Suez tahun 1956, dan Perang Enam Hari tahun 1967, juga saat ini terlibat dalam konflik bersenjata Hamas Israel saat ini. Pasukan darat menggunakan beberapa teknologi yang dikembangkan di dalam negeri, seperti tank tempur utama Merkava, pengangkut personel lapis baja Achzarit, dan sistem pertahanan rudal Iron Dome. Jumlah Angkatan Udara Israel (IAF) adalah sekitar 34.000 personel aktif, ditambah 55.000 personel cadangan.
Secara keseluruhan, ada 684 pesawat dilaporkan menjadi bagian dari kesatuan aktif saat ini. Seperti angkatan darat, IAF ikut serta dalam banyak operasi militer, seperti Perang Lebanon tahun 2006. Komandan IAF saat ini adalah Aluf Tomer Bar.
Sejak Perang Enam Hari tahun 1967, sebagian besar pesawat tempur IDF diterima dari AS, termasuk A 4 Skyhawk, F 4 Phantom II, F 15 Eagle, F 16 Fighting Falcon, dan pesawat generasi kelima F 35 Lightning II. Angkatan Laut Israel, yang terdiri dari sekitar 9.500 personel aktif dan 10.000 cadangan, dipimpin oleh Aluf David Sa'ar Salama. Pasukan ini berjumlah tujuh korvet, delapan kapal rudal, lima kapal selam (kelas Dolphin), 45 kapal patroli dan dua kapal pendukung.
Operasi militer besar yang melibatkan Angkatan Laut Israel termasuk Perang Arab Israel tahun 1973, Pertempuran Baltim tahun 1973, dan Perang Lebanon tahun 2006. Rancangan persyaratan wajib militer Israel berlaku untuk setiap warga negara atau penduduk tetap yang telah mencapai usia 18 tahun. Masa wajib militer aktif adalah 30 bulan untuk pria dan 24 bulan untuk wanita, yang diikuti dengan masa tugas cadangan wajib selama beberapa dekade (berakhir pada usia 50 tahun untuk wanita dan usia 55 tahun untuk pria).
Berbagai sumber menyebutkan basis mobilisasi Israel berjumlah sekitar 3,11 juta orang, termasuk 2,55 juta orang yang layak untuk dinas militer.