Skip to content

JanganDiam.com

Jangan Pernah Diam Menyuarakan Isu Terkini

Menu
  • About Us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Menu

Upaya Kemenkomarves Mempercepat Adopsi Kendaraan Listrik

Posted on November 1, 2023

Mengurangi emisi karbon di sektor transportasi adalah salah satu agenda utama untuk mencapai target nol emisi Indonesia pada tahun 2060. Sektor transportasi merupakan penyumbang terbesar kedua terhadap gas rumah kaca (27 persen), yang masih didominasi oleh bahan bakar fosil. Fakta ini mendorong Kemenkomarves mempercepat adopsi kendaraan listrik dengan bermitra bersama produsen sebagai upaya mewujudkan nol karbon atau dekarbonisasi.

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenkomarves Nani Hendiarti mengatakan, pihaknya mengawal program dekarbonisasi sistem transportasi dengan membangun ekosistem yang mendukung. "Untuk itu, kami mengkoordinasikan percepatan penggunaan energi terbarukan, dorong produksi dan manufaktur lokal dan adopsi kendaraan listrik," kata Nani saat peluncuran transisi armada operasional AstraZeneca dari berbahan bakar bensin menjadi kendaraan listrik yang ramah lingkungan di Indonesia di Jakarta belum lama ini. Kemenkomarves juga akan mengembangkan kerangka kerja yang terintegrasi mulai hulu hingga hilir dalam kebijakan industri untuk menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang andal dan kompetitif.

Update Kasus Bully Siswa SMP di Cilacap, Upaya Diversi Tak Berhasil, Keluarga Korban Ogah Damai Upaya Kemenkomarves Mempercepat Adopsi Kendaraan Listrik Kepala Sekolah Sempat Memuji Sosok Pelaku Bully di Cilacap, Berubah Kaget dengan Perbuatan Kejinya

PLN Group Percepat Adopsi Kendaraan Listrik Lewat EV Exhibition Bu Kades Ngamuk Ayam Rp4,5 Juta Dicuri, Mbah Suyatno Tempuh Jalur Hukum: Diberi Rp1 M Pun Tak Kuakui Halaman 4 Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia, Se Whan Chon mengatakan, untuk mencapai layanan kesehatan nol karbon tidak bisa dilakukan sendirian.

"Hanya dengan memelihara kerjasama global yang telah kita tunjukkan dalam melawan COVID 19, baru kita dapat suatu hari memulihkan bumi dan melindungi kesehatan manusia untuk generasi yang akan datang," katanya. Ditambahkannya, transisi armada AstraZeneca ke kendaraan listrik merupakan inisiatif keberlanjutan sebagai janji Sustainable Healthcare yang berdampak pada pengurangan hingga 900 ton metrik emisi karbon dari kendaraan operasional. "Kami mendukung inisiatif pemerintah untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik dengan bermitra bersama produsen kendaraan listrik lokal," kata Se Whan.

Head of Corporate Affairs AstraZeneca Indonesia, Hoerry Satrio mengatakan, proses transisi akan berlangsung secara bertahap hingga akhir tahun 2024 dan distribusi akan bergantung pada produksi kendaraan listrik dan kesiapan internal. "Kami akan memulai dengan mengubah armada operasional kami dengan 214 sepeda motor listrik dan 100 mobil listrik, yang akan mengurangi dampak emisi karbon dari aktivitas terkait mobilitas pekerjaan secara signifikan," kata Hoerry. Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenko Marves, Nani Hendiarti, mengapresiasi AstraZeneca atas pendekatan visi mereka terhadap keberlanjutan lingkungan, dan dalam mengurangi emisi karbon perusahaan.

“Upaya ini selaras dengan visi pemerintah untuk mengurangi emisi karbon demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Saya berharap hal ini menjadi teladan bagi pelaku sektor kesehatan lainnya untuk peduli pada lingkungan dan alam,” katanya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Mengapa Asuransi Kesehatan Penting Meski Anda Merasa Sehat -BCA Life
  • Nura: Rise of The Yokai Clan, Kisah Anime Dua Dunia dalam Satu Tubuh
  • Les Bahasa Inggris Online di Era Digital Membantu Profesional Belajar Lebih Fleksibel – EF EFEKTA English for Adult
  • Anti Rayap Bandung, Mengenal Rayap dan Cara Mencegah Kerusakan Rumah
  • 4 Cara Antisipasi saat Kehilangan Pekerjaan agar Semangat

Kategori

  • Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Seleb
  • Travel
  • Uncategorized

Arsip

  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Oktober 2025
  • Agustus 2025
  • Mei 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
Banner BlogPartner Backlink.co.id
Seedbacklink
©2026 JanganDiam.com | Design: Newspaperly WordPress Theme