Skip to content

JanganDiam.com

Jangan Pernah Diam Menyuarakan Isu Terkini

Menu
  • About Us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Menu

NATO Semakin Ketat Awasi Laut Hitam, Kutuk Keras Keputusan Rusia Akhiri Kesepakatan Biji-bijian

Posted on Juli 27, 2023

Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mengumumkan akan memperluas pengawasan wilayah Laut Hitam, Rabu (26/7/2023). Langkah NATO ini mengikuti keputusan Rusia untuk mundur dari kesepakatan yang memungkinkan pelayaran kapal yang membawa ekspor biji bijian Ukraina dengan aman. Perjanjian yang memastikan ekspor biji bijian yang aman melalui Laut Hitam itu berakhir pada 17 Juli 2023 setelah Rusia memutuskan untuk tidak memperpanjang partisipasinya.

Rusia mengatakan akan mempertimbangkan untuk bergabung kembali dengan kesepakatan itu jika permintaan untuk meningkatkan ekspor biji bijian dan pupuknya sendiri dipenuhi. "Sekutu dan Ukraina mengutuk keras keputusan Rusia untuk menarik diri dari kesepakatan biji bijian Laut Hitam dan upaya sengaja untuk menghentikan ekspor pertanian Ukraina yang menjadi tumpuan ratusan juta orang di seluruh dunia ," ujar NATO dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan Dewan Ukraina NATO di Brussel, Rabu, dilansir DW . Dewan tersebut dibentuk pada awal Juli 2023 untuk mengkoordinasikan kerja sama antara aliansi militer Barat dan Kyiv.

"NATO dan Sekutu meningkatkan pengawasan dan pengintaian di wilayah Laut Hitam, termasuk dengan pesawat patroli maritim dan drone," lanjut pernyataan itu. Resep Sambal Matah yang Bisa Disajikan Dengan Lauk Apa Saja untuk Santapan Berbuka Puasa Simak 5 Resep Sajian Istimewa dengan Bahan Sederhana untuk Berbuka Puasa, Dijamin Lezat

Resep Gabin Tiramisu, Menu Praktis nan Manis untuk Buka Puasa di Rumah Simak Resep Takjil Mewah Vegan Date Pudding dan Puding Oreo Coklat untuk Berbuka Puasa Simak 3 Resep Es Campur yang Cocok untuk Takjil Berbuka Puasa

NATO Semakin Ketat Awasi Laut Hitam, Kutuk Keras Keputusan Rusia Akhiri Kesepakatan Biji bijian Bu Kades Ngamuk Ayam Rp4,5 Juta Dicuri, Mbah Suyatno Tempuh Jalur Hukum: Diberi Rp1 M Pun Tak Kuakui Halaman 4 Sekutu NATO dan Ukraina diketahui mengutuk keputusan Rusia untuk menarik diri dari kesepakatan biji bijian Laut Hitam.

Keputusan Rusia itu dinilai sebagai upaya untuk menghentikan ekspor pertanian Ukraina. Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan Dewan NATO Ukraina di Brussels, NATO mengatakan sekutu juga mengutuk serangan rudal Rusia baru baru ini di Odesa, Mykolayiv, dan kota kota pelabuhan lainnya. Termasuk serangan Moskow terhadap fasilitas penyimpanan biji bijian Ukraina di kota pelabuhan Reni Danube, yang sangat dekat dengan perbatasan dengan anggota NATO Rumania.

"Rusia terus menunjukkan rasa tidak hormat terhadap hukum internasional dan orang orang di seluruh dunia yang bergantung pada biji bijian Ukraina," kata Wakil Sekretaris Jenderal NATO, Mircea Geoana, Rabu, dikutip dari RFE/RL . "Kami berdiri dalam solidaritas dengan Sekutu Laut Hitam kami, kami akan terus melindungi satu sama lain, dan kami akan terus mendukung Ukraina selama diperlukan," lanjutnya. Sekutu NATO pun mengatakan mereka akan meningkatkan pengawasan di wilayah Laut Hitam, termasuk dengan pesawat patroli maritim dan drone.

Kementerian Pertahanan Inggris menyebut Rusia mungkin sedang mempersiapkan blokade Ukraina di Laut Hitam. Sebagai informasi, Dewan NATO Ukraina berfungsi sebagai platform untuk pertukaran selama situasi krisis dan bertujuan untuk membina kerja sama yang lebih erat sampai Ukraina dapat memenuhi persyaratan keanggotaan NATO. Adapun Moskow mengatakan alasannya untuk keluar dari kesepakatan itu karena tuntutannya untuk meningkatkan ekspor biji bijian dan pupuknya tidak terpenuhi.

Rusia juga mengatakan kapal yang melakukan perjalanan ke pelabuhan Laut Hitam Ukraina kemungkinan akan membawa kargo militer. Sementara itu, misi Ukraina untuk NATO juga mengeluarkan pernyataan setelah pertemuan Dewan NATO Ukraina. Sekutu menekankan bahwa Rusia sendiri yang bertanggung jawab atas krisis ketahanan pangan di dunia, dan penggunaan makanan sebagai senjata tidak dapat diterima.

Sekutu NATO lalu menyatakan kesiapan mereka, baik secara individu maupun dalam aliansi, untuk berkontribusi pada pembentukan cara alternatif untuk memastikan ekspor biji bijian Ukraina, khususnya, menggunakan kemungkinan transportasi kereta api dan kapasitas pelabuhan masing masing negara anggota NATO. Di sisi lain, Rusia menembakkan rentetan rudal ke Ukraina saat dewan bertemu. Juru bicara Angkatan Udara Ukraina, Yuriy Ihnat, mengatakan rudal Rusia di wilayah Kyiv, Kharkiv, dan Dnipropetrovsk ditembak jatuh pada Rabu (26/7/2023).

Ihnat mengatakan pasukan Rusia menembakkan rudal, mungkin rudal hipersonik Kinzhal (Belati) dan rudal balistik. "Mengenai pekerjaan pertahanan udara, unit antipesawat dan pesawat tempur bekerja," kata Ihnat di televisi Ukraina, Rabu. Angkatan Udara Ukraina mengatakan telah mencegat dan menghancurkan 36 rudal jelajah yang ditembakkan oleh Rusia selama gelombang serangan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Mengapa Asuransi Kesehatan Penting Meski Anda Merasa Sehat -BCA Life
  • Nura: Rise of The Yokai Clan, Kisah Anime Dua Dunia dalam Satu Tubuh
  • Les Bahasa Inggris Online di Era Digital Membantu Profesional Belajar Lebih Fleksibel – EF EFEKTA English for Adult
  • Anti Rayap Bandung, Mengenal Rayap dan Cara Mencegah Kerusakan Rumah
  • 4 Cara Antisipasi saat Kehilangan Pekerjaan agar Semangat

Kategori

  • Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Seleb
  • Travel
  • Uncategorized

Arsip

  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Oktober 2025
  • Agustus 2025
  • Mei 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
Banner BlogPartner Backlink.co.id
Seedbacklink
©2026 JanganDiam.com | Design: Newspaperly WordPress Theme